HUMAS Set – DPRD / SANGGAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sanggau meminta Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Kesehatan untuk meningkatkan langkah antisipasi dan penanganan terhadap kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menunjukkan tren peningkatan selama tahun 2026.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 40 kasus DBD di Kabupaten Sanggau. Lonjakan kasus terutama terjadi pada bulan Mei, sehingga memerlukan perhatian serius dari seluruh pihak terkait.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau, Didi Darmadi, menegaskan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama dibandingkan penanganan setelah jumlah kasus meningkat.
“DPRD berharap pemerintah daerah dapat lebih cepat dan responsif dalam melakukan langkah-langkah pencegahan seperti sosialisasi, pembagian abate, pemberantasan sarang nyamuk, serta tindakan lain yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Menurut Didi, sistem pelaporan kesehatan yang dimiliki pemerintah seharusnya dapat menjadi dasar untuk melakukan deteksi dini terhadap wilayah yang berpotensi mengalami peningkatan kasus DBD.
“Kami berharap dinas terkait dapat memanfaatkan data yang tersedia dari puskesmas maupun rumah sakit sebagai dasar pengambilan langkah cepat dalam mencegah penyebaran penyakit di tengah masyarakat,” katanya.
Selain itu, DPRD juga menaruh perhatian terhadap berbagai keluhan masyarakat terkait pelaksanaan fogging. Pemerintah daerah diminta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai prosedur dan mekanisme pelaksanaan fogging sesuai program pemerintah.
“Yang terpenting adalah masyarakat mendapatkan perlindungan kesehatan yang maksimal tanpa merasa terbebani. Pemerintah harus hadir memberikan solusi dan memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal,” tambahnya.
DPRD Kabupaten Sanggau juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta melakukan langkah-langkah pencegahan lainnya.
Melalui sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, DPRD Kabupaten Sanggau berharap penyebaran DBD dapat ditekan sehingga tidak berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih luas. (Y/*)Foto

Tinggalkan Balasan