Efisiensi Anggaran Berdampak Besar terhadap Pembangunan Daerah

Ditulis oleh

di

HUNAS Set – DPRD / SANGGAU – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sanggau, Yeremias Marsilinus, mengakui kebijakan efisiensi anggaran saat ini memberikan dampak besar terhadap proses pembangunan daerah, khususnya pada sektor infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya pada Rabu (10/6/2026), menanggapi kondisi pembangunan daerah yang saat ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

“Kami harus akui dampaknya sangat luar biasa. Apalagi kalau bicara tentang infrastruktur seperti jalan, jembatan maupun lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan dukungan anggaran yang besar dan berkelanjutan. Namun, kondisi efisiensi anggaran saat ini menyebabkan sejumlah program pembangunan belum dapat direalisasikan, termasuk pembangunan jalan yang dinilai sangat penting bagi masyarakat.

“Ya mau gimana lagi. Kondisinya memang tidak ada anggaran. Padahal pembangunan jalan ini kan sangat penting untuk masyarakat,” katanya.

Legislator PDI Perjuangan yang akrab disapa Kocan itu menilai, situasi keterbatasan fiskal daerah harus disikapi dengan membangun kolaborasi antara pemerintah daerah dan para investor yang beroperasi di Kabupaten Sanggau.
Menurutnya, semangat gotong royong perlu diperkuat agar pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

“Makanya, kita harus gotong royong. Pemerintah daerah ajak para investor. Kalau secara regulasi kan sudah jelas ya, aturannya juga ada. Nah, tinggal bagaimana kita memaksimalkan ini,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh berhenti, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Karena menurut saya tidak mungkin juga kita tidak melakukan pembangunan, apalagi yang berkenaan dengan kebutuhan masyarakat kita sendiri,” tambahnya.

Yeremias juga berharap kebijakan efisiensi anggaran dapat dievaluasi agar tidak menghambat perkembangan daerah. Menurutnya, daerah perlu memperoleh dukungan yang seimbang demi keberlangsungan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Logisnya kan apa yang telah disumbangkan daerah mesti kembali lagi ke daerah untuk kepentingan masyarakat dan perkembangan daerah itu sendiri,” tegasnya.

Sebagai alternatif menghadapi situasi saat ini, ia kembali mendorong keterlibatan investor dalam mendukung pembangunan masyarakat.

“Saya pikir gotong royong antara pemerintah daerah dan investor bisa menjadi alternatif menghadapi situasi efisiensi saat ini. Tidak ada salahnya mereka turut membantu lebih untuk pembangunan masyarakat. Toh, mereka juga sebenarnya membangun rumahnya sendiri,” pungkasnya. ( G/*)

Foto
HUMAS SET DPRD SANGGAU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hubungi Kami?